Trisa Gadis Modeling, Berbakat Akting

206

Halloapakabar.com, Jakarta – Patah tumbuh, hilang berganti. Begitulah gambaran dunia entertainment. Orang-orang yang berkecimpung di dunia itu merupakan manusia biasa. Muda, lalu menua. Karir bisa meredup seiring dengan bertambahnya usia. Kecuali mereka yang memiliki kemampuan plus. Bertahan di dunia entertainment.

Menurut Direktur Rumah Media D. Roy Wijaya yang memiliki Rumah Produksi dam Pelatihan Akting bahwa hal itutidak mudah. Apalagi bagi para pemula, maka berhati hati merupakan jalan keharusan. Mereka harus pintar memilih teman bergaul, tempat meminta nasihat, dan orang yang menjadi panutan. Jika tidak, menjadi terkenal biasa mengambang di angan-angan.

Trisa Mutiarafitri merupakan salah satu contoh pemula di dunia perlilman yang di asuh Rumah Media Institut. Dia benar-benar pemula. Namun, Trisa memiliki modal berupa sederet gelar juara di dunia modeling anak-anak. Usia yang masih sangat muda tidak menghalanginya untuk terus mengasah bakat. Sekarang dia menghiasi layar kaca.

“Saya memperhitungkan semua. Itu juga (bisa terwujud, Red) karena ada dukungan dari orang-orang terdekat khususnya para mentor rumah media yang begitu bersahabst,” ucap dara kelahiran Iakarta, 14 Ianuari 2014, tersebut kepada wartawan di Jakarta.

Putri pasangan Dwi Cahyo dan Chatur Fitri itu saat ini masih duduk dikelas VI SDN Pejaten Barat 05, Jakarta Selatan. Di sekolah, Trisa bisa beraktivitas dengan baik.Tidak sedikit yang mengakui bakatnya. ”Maju ke dunia akting sebenarnya susah susah gampang. Hanya memang harus banyak belajar. Tapi, saya tidak terlalu canggung. Sebab, saya juga model yang telah banyak di Promosikan oleh Rumah Media Creative dan Rumah Media Center,” jelasnya.

Bahkan Trisa telah membintangi beberapa film. Di antaranya, Si Kriwil jadi 2, Haji Medit, Super Trep, dan Kanaya. Selain itu, dia menjadi pemenang dalam ajang Duta Bersih Narkoba 2017. “Di posisi kedua,” ungkapnya.

Ketika ditanya soal prestasi sebagai model cilik, Trisa tak mampu mengingat semua. Beberapa yang masih diingatnya adalah juara Putra-Putri Batik, juara model Anjungan Bengkulu, juara Pelangi Model Hunt, serta juara Pejaten Icon 2014 dan 2015. Kemudian, juara Pasar Raya Kids Model, juara Cici-Koko Super Kids, dan juara Kids Model Festival.

Trisa menyadari, semua itu didapat berkat kerja keras dan pembelajaran yang baik. Dia menyatakan, suara orang-orang terdekat sangat membantu dirinya “Orang tua, saudara, dan para senior dengan sepenuh hati membimbing selama ini. “Saya tidak takut menatap ke depan,” ucapnya.

Menurut Trisa, berada di dunia entertainment bukan segalannya dan yang terpenting adalah menjadi orang yang bermanfaat di mana pun. Dia tak bisa memastikan kelanjutan langkahnya sebagai artis pemula. “Tapi, bukan berarti saya tidak sepenuh hati,” sambungnya.

Selama masih mendapat kepercayaan dari publik dan Rumah Media Trisa dengan senang hati memberikan yang terbaik sesuai kemampuannya. ”Saya terus mengembangkan kemampuan. Yang penting, sekolah, keluarga, dan berbagai hal yang mendukung tidak terabaikan” pungkasnya. (tim)